Minggu, 12 Agustus 2012

Pesugihan Pembawa Laknat



            Dengan kehidupan yang lontang lantung Amir tidak mempunyai tujuan kecuali perutnya terisi makanan. Dalam kondisi tersebut yang ada di pikiran Amir adalah khayalan-khayalan tingkat tinggi tentang kekayaan yang didapatkannya tanpa bersusah payah. “alangkah senangnya hidup ini kalau kita menajdi kaya raya:”gumamnya.
            Dengan pergaulan yang tidak jelas, para penganguran sangat rentan terhadap hal-hal gaibh yang memberikan harapan kosong. “Mir kamu mau gak ku ajak pesugihan, udah banyak lho yang berhasil” tawar temannya.  “tidak ah, aku takut dosa” timpal Amir. Pada hakikatnya Amir adalah orang baik bahkan jebolan pesantren meskipun tidak lama menyantri.
             Karena desakan teman-temannya Amir terpaksa ikut. “Dimana Ned tempatnya. “di Gunung Lawu mir, mulai sekarang ayo kita siap-siap berangkat. Dengan bekal alakadarnya rombongan pengangguran tersebut berangkat. Sesampainya di Gunung, masing-masing berpisah untuk mencari pesugihannya masing-masing. “Kamu meminta apa Mir”ungkap pesugihan yang yang didatangi Amir yang kebetulan genderewo.
            “Aku minta kekayaan yang  melimpah”, “apa kamu sanggup menjalankan sayaratnya” jawab sang Genderewo. Dengan mantap Amir menjawab “ya”. Adapaun sayarat tersebut yaitu Amir dijadikan sebagai tempat bersemayamnya genderewo tersebut.
Awal Prahara
            Dengan bersemayamnya Genderwo dalam tubuh Amir, perubahanpun terjadi. Amir menjadi sangat liar dan tidak terkendali. Terkadang sadar dan sebaliknya.”Mir apa yang terjadi sama kamu” tanya teman-temannya. Tidak dijawab, sebaliknya mereka justru di pukul. Kebetulan pada waktu itu Amir dalam keadaan kerasukan.
            ”Apa yang terjadi denganku” gumam Amir. ”lho ini uang dari mana?” tanyanya kepada para temannya ketika sadar. ”Ha..ha..ha..akhirnya tujuanku tercapai” dengan sombong Amir pamer kepada teman-temannya. Ternyata sifat Amir telah berubah 180 derajat. Berbagai kejahatan dia lakukan tanpa rasa malu. Jika awalnya Amir tidak malu ketika kerasukan genderwo, sekarang ketika sadarpun Amir tetap menjadi pribadi yang kasar dan jahat.
            Satu kampung merasa risih dengan Amir, tidak hanya karena sombong dengan kekayaannya, lebih dari itu Amir banyak melakukan maksiat. ”inilah tujuan hidup gua” gumamnya. Ditengah kemegahannya ternyata hal tersebut tidak gratis. Sang Genderewo mulai meminta balas budi dari Amir. ”Aku ingin kau melakukan hubungan intim dengan tujuh gadis perawan” tuntutan sang Genderewo.
            Sangat sulitnya mendapatkan perawan, Amir akhirnya nekat memperkosa gadis dikampungnya. Melihat keadaan tersebut, warga marah dan menghakimi Amir sampai sekarat. Akan tetapi anehnya Amir tidak menemui ajalnya meskipun keadaan dirinya sudah sangat parah dan kritis. Akhirnya Amir diamankan oleh polisi.
            Dalam keadaan yang mengenaskan, keadaan Amir antara hidup dan mati. Wargapun merasa terenyuh dengan keadaan tragis yang dialami oleh Amir. Dalam kesendiriannya para temannya menjenguk dan ikut prihatin, akhirnya mereka memanggil ustadz bahkan para normal untuk mengobati Amir, akan tetapi semua usaha tersebut sia-sia, Amir tetap dalam keadaannya. Sampai akhirnya mereka memanggil seorang ustadz ahli rukyah asal Semarang. Dengan berhati-hati sang ustdaz mengeluarkan Genderewo dari tubuh. Setelah itu barulah Amir dapat menghembuskan nafas terakhirnya. 

Kamis, 09 Agustus 2012

Prahara Akibat Menipu



            Dalam perjalanan pulang dari kampung halaman dengan membawa modal untuk membuka sebuah warung makan, Sofyan berkenalan dengan Agus seorang pedagang sukses berasal dari Bandung. “Mas Sofyan sudah berapa lama tinggal di Jakarta? “dengan terkesigap karena kebetulan ngantuk”saya baru satu tahun, kebetulan ikut dagang dengan kakak saya”.
            Akhirnya keduanya saling bertukar kartu nama setelah bertukar pengalaman selama perjalanan. Dengan gembira Sofyan menyimpannya di dompet dengan harapan bisa meminta bantuan ketika ada keperluan”lumayan kenalan dengan orang kaya” gumamnya dalam hati.
            Singkat kata, sekarang Sofyan mempunyai usaha sendiri yaitu membuka warung tegal di Kemayoran. Sofyan dipandang sukses dibanding teman-teman lainnya sesama tukang warung nasi atau pedagang, sampai pada akhirnya salah seorang temannya merasa iri dan ingin menyingkirkannya. Dengan segala tipu muslihatnya warung makan Sofyan menjadi sepi pembeli.
            Dalam jangka waktu yang tidak begitu lama, usaha Sofyan bangkrut. Dalam kegalauan tersebut Sofyan teringat kartu nama di dompetnya yang bertuliskan Agus. Tanpa pikir panjang, Sofyan menghubungi Agus dan meminta bantuan uang untuk modal usahanya.

Awal kehancuran
            Agus memberikan penjelasan bahwa dirinya tidak akan meminjamkan uang karena dianggap memanjakan seseorang. Selain itu Agus menjelaskan bahwa dirinya kaya karena menggandakan uangnya secara otomatis. Maka Sofyan pun diajak untuk mengikuti jejaknya.
            karena merasa tergiur dengan tawaran Agus, Sofyan pun akhirnya mengikuti perintah Agus dan harus merelakan tempat usahanya di lelang untuk modal menggandakan uang. Dengan modal 10 juta, Sofyan mentransferkannya ke nomor rekening yang telah diberikan Agus dengan harapan berlipat menjadi tiga puluh juta.
            Setelah ditunggu satu bulan, uangnya tidak kunjung kembali apalagi berlipat. Berusaha menghubungi Agus ternyata nomornya sudah tidak aktif dan rekeningnya sudah di blokir. Akhirnya Sofyan sadar bahwa dirinya telah ditipu. Sudah jatuh harus tertimpa tangga.

Jalan Keluar  
            Dalam kebimbangan, Sofyan tanpa sengaja membaca tabloid Kisah Hikmah. Sofyan menemukan konsultasi Ustadz Massar seorang pakar agama dan ahli rukyah dari Semarang. Tanpa tunggu lama Sofyan langsung menghubunginya, dengan sambutan yang hangat Sofyan merasa yakin bahwa beliau dapat menjadi wasilah jalan keluar.
            Dengan cara-cara rukyah, Ustadz Massar bisa menerawang keberadaan Agus yang ternyata sekarang sudah menjadi sukses. Karena merasa tidak rela, Sofyan meminta Ustadz Massar untuk memberikan pelajaran bagi Sofyan. Dan meminta untuk mengembalikan kembali  uang yang telah di ambilnya.
            Setelah beberapa hari konsultasi kepada ustadz Massar, tanpa diduga Agus mendatangi Sofyan dengan keadaan yang mengenaskan. Tubuhnya mengalami kelumpuhan setengah badan. Dengan mengiba Agus memohon ampunan dan berjanji mengembalikan uang yang telah diambilnya. Setelah kejadian tersebut, akhirnya Agus dapat sembuh dan sadar atas perbuatannya selama ini, kemudian mengajak Sofyan untuk berbisnis bareng.

Selasa, 07 Agustus 2012

Mati Su’ulkhotimah Balasan Pengingkar Agama



            Segerombolan penganguran tampak berpesta di tengah sepinya malam yang menyelimuti kota. Jasad dan pakaian mereka sangatlah rapi dan bersih, tapi mental dan hati mereka busuk, bahkan lebih busuk dari air comberan yang mereka kencingi setiap hari. Gaya parlente khas pergaulan glamor sangat kental dengan keangkuhan anak-anak konglomerat.
            ”Lo jangan berisik jek, kalau lo gi ngisap ganja diresapi dong” pinta Andi kepada salah seorang temannya. ”Oke bos, selanjutnya target lokalisasi mana lagi nih tuk pesta malam ini”. Tanya Zafir. ”walah ambil aja cewek-cewek di tengah jalan, kita bawa ke rumah. Kebetulan orang tuaku lagi ke luar negri”. ”Oke bos” jawabnya.
            Dengan harta yang berlimpah, andi dapat menuruti hawa nafsunya sesuka hati. ”kita habiskan malam ini dengan pesta, setuju?”. ”Setujuuu!!” jawab teman temannya.  Gerombolan mereka memang terdiri dari anak-anak orang kaya yang suka berpesta dan berpoya-poya. Tentunya perilaku mereka tidak lepas dari kurangnya kasih sayang dari orang tua dan jauhnya dari ajaran agama.   
            ”Fir lo kenapa fir, sadar fir sadar” dalam keadaan hiruk pikuknya pesta , ternyata Zafir over dosis karena terlalu banyak mengkonsumsi narkoba. ”woy.. cepet panggil ambulan, yang cepet dong!” teriak Andi. dalam keadaan panik Andi membawa Zafir keluar rumah dengan di gendong. ”Bruk!” tanpa di duga Zafir jatuh dari gendongan Andi. Andi sendiri sempoyongan karena sama sama mabuk .
            Setelah dibawa ke rumah sakit, ternyata nyawa Zafir tidak tertolong. Mayatnya sangat mengenaskan. Dari luka dikepala bekas jatuhnya tidak pernah berhenti mengeluarkan darah. ”Fir kenapa nasib lo malang banget” ratap rintih kawan-kawannya selain Andi di depan pusaran yang masih basah. ”ngapain gua ratapi, orang dah mati ya tetep mati, yang penting sekarang ini kita nikmati hidup” gumam Andi dalam hati.
            Mulai dari peristiwa itu, teman-teman Andi mulai sadar dan belajar agama di salah seorang ustadz ahli rukyah asal Semarang. Mereka merasa bahwa kebiasaan buruknya telah mendarah daging, dalam membersihkan diri, mereka merasa tidak cukup hanya dengan bertaubat dan belajar ilmu agama, akhirnya mereka mencoba untuk dirukyah supaya terlepas dari sifat-sifat negatif secara total.
            ”dasar anak-anak bodoh, ngapain mereka bertaubat, dasar cemen” gumam Andi dalam hati. ”mendingan kita nikmati obat nomer satu ini” dengan segenggam serbuk putih yang siap di konsumsi, pikirannya tidak tenang dan frustasi di tinggal teman-temannya yang sudah bertaubat.
            ”Akh sakit!” teriaknya. Andi mengalami rasa sakit yang sangat di bagian ulu hati. Ternyata dia menglami kerusakan hati yang parah. Tanpa ada seorang yang menemani Andi meregang nyawa. Dalam sekaratnya Andi tidak sadar apapun kecuali rasa sakit yang sangat. Dalam rumah kosong mayatnya membusuk dengan jasad yang mengenaskan.
            ”Astaghfirullah!” teriak orang tuanya yang menemukan jasad anaknya meninggal dengan keadaan yang mengenaskan. Isak tangispun langsung pecah memenuhi ruangan yang legang. Mendengar kabar yang tidak disangka, teman-temannya langsung menuju lokasi. Mayat Andi masih tergletak tanpa ada seorangpun yang mendekati. Tidak hanya karena baunya yang busuk. Raut wajah yang tidak normal, seperti mata melotot dan darah yang selalu mengalir dari mulut dan hidung, membuat para pengunjung yang melihat lebih memilih diam dan menyerahkan urusannya kepada para medis. 

Minggu, 05 Agustus 2012

Bangkit dari Keterpurukan



            Saya seorang pengusaha Restoran Mewah di Bandung, selama ini sering mengalami kerugian. Padahal ketika Bapak saya memimpin restoran tersebut satu tahun yang lalu, selalu mendapatkan laba yang lumayan besar.
            Ketika saya menelusuri penyebab kemunduran secara teori ekonomi, saya tidak mendapatkan jawaban. Tempat usaha saya cukup strategis, pelangganpun ketika Bapak saya tidak memimpin sudah banyak. Kemampuan sayapun dalam mengelola restoran sudah tidak diragukan lagi. saya sebelumnya sukses mengembangkan  usaha restoran padang di Magelang.
            Melihat keadaan yang janggal saya menjadi curiga, kemungkinan penyebabnya adalah hal ghaib. Ternyata dugaan saya tidak melesat, salah satu teman saya merasa iri atas kesuksesan saya. Kecurigaan saya semakin mantap ketika saya menemukan bungkusan hitam diatas pintu masuk restoran.
            Ketika itu saya merasa bingung kemana harus menyelesaikan urusan ghaib, saya takut syirik kalau harus pergi ke dukun atau ke paranormal. Akhirnya tetangga saya menyarankan untuk pergi ke Jasmin Park Plamongan Indah Semarang disana ada seorang ahli rukyah bernama Ustadz Massar.
            Setelah saya selesai konsultasi, ditetapkan bahwa jalan keluarnya adalah dengan merukyah restoran tersebut. Tanpa menunggu waktu lama saya melaksankannya. Ternyata Alhamdulillah setelah dirukyah perubahan demi perubahan mulai terasa.
            Tidak sampai disitu, Ustadz Massar juga memberikan masukan kepada saya dan istri saya untuk selalu berbisnis dengan cara yang baik dan islami, beliau memberikan penjelasan bisnis yang diridhoi untuk mendapatkan kesuksesan tidak hanya di dunia. Terima kasih Ustadz.   


                                                                                                Arifin Makmun, Bogor

Jumat, 03 Agustus 2012

Selingkuh Membawa Bencana



            Sungguh tragis nasib Suparman, dengan tubuh yang cacat seumur hidup dia hanya bisa tergeletak lemas di atas tempat tidur, padahal pekerjaan yang bisa dikerjakan ketika masih normal sangatlah banyak. Sebagai  pemilik perusahaan terbesar di kotanya, Suparman sangat disibukan dengan bisnisnya yang menggurita.
            ”Harta sudah banyak, sudah seharusnya aku berbagi dengan yang lain” gumamnya. Niatan yang bermula baik, ternyata berbuah keburukan. ”Hei Lina tolong kamu kemari, bereskan berkas yang ada di meja” perintah Parman. ”Setelah selesai, temenin saya makan siang ya”. Parman mencoba merayu sekretarisnya yang lumayan cantik.
            Ketika akan diajak berbuat asusila Lina menolak” saya tidak enak dengan istri bapak” gumamnya. Meskipun begitu Parman terus mendesak, akhirnya Lina tidak berdaya dan pasrah. Semakin hari perselingkuhan tersebut semakin tercium. akhirnya kabar tersebut sampai juga ke telinga sang istri.
            ”Bapak sungguh tega, apa kurangnya aku ini. Semua harta milik bapak pada dasarnya warisan orang tua ibu” Hardiknya. ”Pokoknya kalau tidak berhenti berselingkuh lebih baik kita bercerai” pinta sang istri. Percekcokanpun tidak terelakan, akhirnya, karena  merasa berhutang budi Parman berjanji untuk bertaubat.
            Penyesalan memang selalu datang terlambat, Lina yang terlanjur hamil meminta pertanggungjawaban. Lebih parahnya lagi ternyata Parman tidak hanya berhubungan dengan Lina, masih masih banyak wanita-wanita tak berdosa menjadi korbannya. Dalam keadaan kalap Parman merencanakan sesuatu.
            ”Untuk mengurangi beban, aku harus menghabisi wanita-wanita sialan itu” gumamnya. Akhirnya Parman dibantu beberapa preman menculik wanita-wanita tersebut dan membuangnya sebagai TKI. Dengan gaya tidak bedosa Parman menjalani kehidupannya sebagaimana biasa. Akan tetapi, sebagai manusia biasa perasaan bersalah selalu menghantui Suparman.
            ”Kenapa kau terlihat selalu bimbang suamiku” tanya sang Istri. ”ah enggak hanya banyak pekerjaan yang menumpuk saja”. Sanggahnya. Ibarat sebaik mungkin menyembunyikan bangkai pasti tercium juga. Begitu pula dengan apa yang telah terjadi pada Parman. Akhirnya satu persatu perbuatannya dapat diketahui oleh keluarga korban.
            Akan tetapi sangat disayangkan, kasus Parman tidak dapat terbukti di pengadilan. Dengan angkuhnya Parman berkata kepada sahabatnya. ”dah tak bilang, mana mungkin orang seperti saya bisa berbuat begitu, lagian siapa sih yang sanggup menangkap saya” ujarnya.
            Merasa tidak puas, akhirnya keluarga korban merencanakan sesuatu. Dengan mendatangi seorang ahli rukyah asal Semarang, mereka meminta bantuan untuk membuktikan kejahatan yang dilakukan Parman. Mulai saat itu, Parman merasakan keganjilan dalam tubuhnya. Dia menderita demam tinggi selama satu minggu.  
Penyakit aneh yang di derita Parman semakin hari semakin menggerogoti tubuh nya, dalam keadaan sekarat barulah Parman bercerita kepada sang istri terkait cerita sesungguhnya. Alangkah kecewanya sang Istri, apalagi mengetahui bahwa korban selingkuhan yang telah dianiaya Parman tidak hanya satu. Merasa tidak kuat sang Istri berniat menceraikanya. Dengan tidak memberitahukan kepada orang lain, sang Istri sebenarnya sudah merasa berdosa. Sampai saat ini tinggallah parman dalam keterpurukan.

Rabu, 01 Agustus 2012

Ruqyah Mendatangkan Kebarokahan



            Saya seorang pemilik salah satu hotel ternama di Makasar. Pelayanan yang ditawarkan hotel kami bertaraf internasional. Setiap minggunya didatangi hampir seratus pengunjung, mereka bersasal daerah dan banyak yang datang dari luar .
            Tidak ada sebab yang pasti, lima tahun terakhir hotel kami mengalami penurunan yang drastis. Dalam seminggu hanya kedatangan 20 sampai 30 pengunjung saja. Padahal, saya telah mengoptimalkan oprasi hotel dengan selalu mengganti system menejemen ketika dirasa tidak cocok.
            Dari kabar yang diterima, para pengunjung selalu dibayang-bayangi dengan sesuatu yang ghaib. Mereka menjadi resah dan berakibat terhadap psikologis kenyamanan. Pihak manajemen kami sebenarnya telah berusaha membendung kabar tersebut dengan melakukan renovasi dan memasang iklan layanan modern yang jauh dari sesuatu yang mistis.
            Usaha tersebut tidak berhasil, sampai akhirnya wsalah satu rekan bisnis kami menyarankan untuk mendatangi Ustadz Massar ahli rukyah dari semarang, beliau sudah terkenal dalam mengembalikan keseimbangan dikarenakan  gangguan ghaib.
            Setelah dirukyah tempat beberapa kali, akhirnya perubahan mulai terjadi. Dalam satu tahun terakhir ini tamu kami semakin meningkat bahkan melebihi dari kesuksesan sebelumnya. Adapun omzet hotel kami, untuk satu bulannya dapat mencapai tujuh milyar. Terima kasih Ustadz.