Benar kata para kyiai, banyak orang yang
sukses diuji dengan kekayaan dan kejayaan. Buktinya, ada politisi yang
terjerumus zina dan korupsi saat dia punya harta dan jabatan. Bersyukur ia
bertemu alhi ruqyah dan akhirnya bertobat.
Saya adalah anggota DPRD Provinsi dari fraksi
partai P dikota Z, disamping sebagai
anggota Dewan saya juga memiliki usaha jual beli kayu yang sukses. Karena
sering keluar kota secara otomatis saya jadi jarang dirumah bersama istri,
berhubung saya jarang dirumah, ,maka ia juga sering pergi dengan temannya.
Terkadang pergi ke turnamen golf
di singapura-lah, tour arisan ke malaysia – lah atau yang lainya.
Untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup yang berlebihan, segala cara saya lakukan termasuk merebut proyek-proyek yang bisa
diambil keuntunganya. Untuk itu saya sering berkeliling kota. Nah saat itulah kemaksiatan
seolah tak tertolak. Dikamar hotel kami selalu disiapkan wanita cantik, sayapun
tidak mau ketinggalan bahkan saya punya langganan sendiri.
Beberapa tahun aku
melakukan perbuatan busuk itu, makin hari usahaku makin merosot. Sudah berpuluh
kali saya dibohongi rekan kerja. Kayu –kayu yang telah dibawa lari tidak
dibayar, akibatnya saya rugi dan punya banyak hutang, mencapai miliaran. Pada
saat itulah musibah datang usul – menyusul. Ada orang yang tidak dikenal
telpon, dia mengirimkan beberapa foto mesumku dengan selingkuhanku. Dia
mengancam akan menyebarkanya jika tidak memberinya sejumlah uang 1 miliar.!
Putus asa aku dibuatnya, sampai suatu hari
ketika sendirian dirumah, tanpa anak, istri sedang ke luar negeri, sayup-sayup
aku dengar suara adzan maghrib. Aneh,
hati saya pun tertegun mendengarnya. Dalam hatiku bertanya, kapan terakhir kali
aku salat? Ternyata telah lama aku tidak salat. Akhirnya dengan berat hati,
akupun menelpon pakleku. (adik bungsu almarhum Ayahku).
Dengan
malu-malu, akhirnya aku ceritakan masalahku. Setelah dia mendengarkan ceritaku,
akupun disarankan untuk kembali memulai ibadah. Diapun berjanji akan mengajakku
ke seorang ustadz yang menjadi guru spiritualnya. Ketika berhadapan dengan
ustadz massar, aku sedikit malu ketika berhadapan langsung dengan beliau karena
beliau langsung mengetahui apa yang telah aku lakukan selama ini. Dia tahu
betul bagaimana aku menyuruh selingkuhanku menggugurkan kandunganya. Hal yang
paling mengejutkan adalah ketika ustadz bilang bahwa istriku juga berselingkuh
dibelakangku.
Tak kuasa
aku menahan tangis akan semua yang telah aku perbuat, tidak hanya aku, bahkan
anak dan istriku pun jadi korban akan perbuatan burukku akibat memberi nafkah
dengan uang haram serta perbuatan bejatku lainnya. Akhirnya akupun diruqyah
ustadz massar. Aku menangis ketika dibacakan ayat suci alquran, teringat dosaku
selama ini. Di hari berikutnya akupun mengajak istri dan anak-anakku
sowan(silaturahim-red) ketempat ustadz massar. Kami diruqyah bersama,
menyatukan lagi keharmonisan keluarga kami. alhamdulillah setelah beberapa
bulan setiap bulan, pada setiap minggu diruqyah, anakku sembuh dari kecanduan
narkoba. Istriku yang dulu jarang dirumah, sekarang lebih sering pergi kemesjid
atau ke pengajian dan mau memakai jilbab.





