Jumat, 28 November 2014

Tobat Politisi Ahli Maksiat




Benar kata para kyiai, banyak orang yang sukses diuji dengan kekayaan dan kejayaan. Buktinya, ada politisi yang terjerumus zina dan korupsi saat dia punya harta dan jabatan. Bersyukur ia bertemu alhi ruqyah dan akhirnya bertobat.
Saya adalah anggota DPRD Provinsi dari fraksi partai P dikota Z,  disamping sebagai anggota Dewan saya juga memiliki usaha jual beli kayu yang sukses. Karena sering keluar kota secara otomatis saya jadi jarang dirumah bersama istri, berhubung saya jarang dirumah, ,maka ia juga sering pergi dengan temannya. Terkadang pergi ke turnamen  golf di singapura-lah, tour arisan ke malaysia – lah atau yang lainya.
Untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup yang berlebihan, segala cara saya lakukan termasuk merebut proyek-proyek yang bisa diambil keuntunganya. Untuk itu saya sering berkeliling kota. Nah saat itulah kemaksiatan seolah tak tertolak. Dikamar hotel kami selalu disiapkan wanita cantik, sayapun tidak mau ketinggalan bahkan saya punya langganan sendiri.
                Beberapa tahun aku melakukan perbuatan busuk itu, makin hari usahaku makin merosot. Sudah berpuluh kali saya dibohongi rekan kerja. Kayu –kayu yang telah dibawa lari tidak dibayar, akibatnya saya rugi dan punya banyak hutang, mencapai miliaran. Pada saat itulah musibah datang usul – menyusul. Ada orang yang tidak dikenal telpon, dia mengirimkan beberapa foto mesumku dengan selingkuhanku. Dia mengancam akan menyebarkanya jika tidak memberinya sejumlah uang 1 miliar.!
Putus asa aku dibuatnya, sampai suatu hari ketika sendirian dirumah, tanpa anak, istri sedang ke luar negeri, sayup-sayup aku dengar suara adzan maghrib.  Aneh, hati saya pun tertegun mendengarnya. Dalam hatiku bertanya, kapan terakhir kali aku salat? Ternyata telah lama aku tidak salat. Akhirnya dengan berat hati, akupun menelpon pakleku. (adik bungsu almarhum Ayahku).
Dengan malu-malu, akhirnya aku ceritakan masalahku. Setelah dia mendengarkan ceritaku, akupun disarankan untuk kembali memulai ibadah. Diapun berjanji akan mengajakku ke seorang ustadz yang menjadi guru spiritualnya. Ketika berhadapan dengan ustadz massar, aku sedikit malu ketika berhadapan langsung dengan beliau karena beliau langsung mengetahui apa yang telah aku lakukan selama ini. Dia tahu betul bagaimana aku menyuruh selingkuhanku menggugurkan kandunganya. Hal yang paling mengejutkan adalah ketika ustadz bilang bahwa istriku juga berselingkuh dibelakangku.
Tak kuasa aku menahan tangis akan semua yang telah aku perbuat, tidak hanya aku, bahkan anak dan istriku pun jadi korban akan perbuatan burukku akibat memberi nafkah dengan uang haram serta perbuatan bejatku lainnya. Akhirnya akupun diruqyah ustadz massar. Aku menangis ketika dibacakan ayat suci alquran, teringat dosaku selama ini. Di hari berikutnya akupun mengajak istri dan anak-anakku sowan(silaturahim-red) ketempat ustadz massar. Kami diruqyah bersama, menyatukan lagi keharmonisan keluarga kami. alhamdulillah setelah beberapa bulan setiap bulan, pada setiap minggu diruqyah, anakku sembuh dari kecanduan narkoba. Istriku yang dulu jarang dirumah, sekarang lebih sering pergi kemesjid atau ke pengajian dan mau memakai jilbab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar