Karena diguna-guna sekretaris
barunya, akhirnya suami Rita (36) berpaling. Untuk menjaga keutuhan rumah
tangganya, dengan sangat terpaksa dia menerima keadaan. Berikut curhatnya
kepada Kisah Hikmah.
Namaku Rita, aku dilahirkan di kota Banjarmasin, Kalimantan
Selatan. Meski demikian aku masih berdarah Jawa karena ayahku berasal dari Karang
Anyar dan ibuku dari Malang Jawa Timur. Pada
saat saya kuliah di UI jurusan ekonomi, aku berpacaran dengan mas Yusri, putra
dari pengusaha besar di Jakarta. Kami saling mencintai dan berencana
melanjutkan hubungan ini ke jenjang pernikahan. Akhirnya setelah lulus dan
berhasil meraih gelar sarjana ekonomi kami menikah dengan pesta pernikahan yang
sangat meriah disebuah hotel berbintang di Jakarta. Oleh ayahnya, mas yusri kemudian
diserahi tanggung jawab mengelola salah satu perusahaan milik ayahnya.
Sekretaris baru.
Selama 7 tahun, pernikahan kami berjalan penuh keharmonisan
dan kebahagiaan ditambah lahirnya buah cinta kami berdua di tahun kedua pernikahan.
Namun setelah hadirnya sekretaris baru dikantor mas Yusri, dalam pernikahan
kami mulai sering terjadi percekcokan. Evi nama sekretaris baru tersebut memang
berwajah cantik ditopang dengan bodynya yang aduhai dan seksi. Semenjak sekretaris
baru itu bekerja di kantor, mas yusri jadi sering pulang larut malam.
Setelah tiga bulan perilaku mas yusri makin aneh-aneh saja. Selama
1 minggu dia tidak pulang ke rumah. Ketika aku tanyakan, katanya ada kerja sama
dengan perusahaan lain di luar kota yang mengharuskan dirinya menginap. Untuk
sementara aku percaya dengan mas yusri tetapi selang 1 tahun apa yang
disembunyikan mas yusri mulai terkuak, tanpa disadarinya saat tidur dia
mengigau menyebut nama Evi beberapa kali.
Sejak malam itu aku mulai curiga dan mulai menyelidiki
kegiatan mas Yusri di kantor setiap harinya melalui karyawannya yang sengaja
aku tugasi memata-matai. Ternyata dia sudah menikahi evi ( sekretarisnya) sejak
1 tahun yang lalu. Pantas saja sejak saat itu sikap mas Yusri terhadapku dan
anak semata wayang kami mulai berubah dan kurang memperhatikan kami berdua bahkan
hubungan suami istripun juga kian hambar.
Kena Guna-Guna
Bagaimanapun juga sebagai wanita normal keanehan sikap mas Yusri
yang lain dari biasanya sangat mengganggu kehidupanku. Untuk itu aku disarankan
seorang teman untuk berkonsultasi kepada Ustad Massar seorang pakar ruqyah di
semarang. Ternyata selama ini suamiku terkena guna-guna dari serkretarisnya. Alhamdulillah
setelah suamiku diruqyah, dia mulai menyadari kesalahannya dan berbicara jujur
kepadaku bahwa dia sudah menikah lagi dan mengakui kalau Evi adalah istri
mudanya. Walau dengah hati berat Aku harus bisa menerima kenyataan pahit ini. Karena
sebagai seorang wanita muslim yang taat pada suami, harus bisa menerima
poligami ini sebagai hal yang tidak dilarang agama. Awalnya aku kurang bisa
menerima kehadiran evi sebagai orang ketiga dalam perkawinan kami. Keadaan ini
aku rasakan hampir setengah tahun, Namun setelah mas Yusri dan Evi mau berterus
terang atas semuanya dan suami berjanji akan bersikap adil, maka berangsur-angsur
aku mulai bisa menerimanya. Akhirnya aku,Evi dan suamiku bisa hidup harmonis
tanpa ada perpecahan keluarga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar