Desi Tak sadar dirinya
jadi incaran suaminya sendiri. Dengan berbagai cara ia diperdaya dan
diguna-guna sampai sakit. Bersyukur dia telah sadar setelah diruqyah, sehingga
ia sembuh dari sakit dan bebas dari pengaruh gaib tersebut.
Desi Fatmawati, wanita karier yang sukses dalam bisnis
garmen, namun ia harus merasakan pahitnya perceraian. Karena tak ingin
terjerumus kedalam lubang yang sama untuk kedua kalinya, ia lebih selektif memilih
pasangan. Sampai akhirnya Desi bertemu dengan seorang pria yang bernama Agus Supanji.
Meskipun Agus tidak mempunyai paras yang tampan ataupun harta
yang banyak, namun Desi begitu mencintainya dan menurut saja. Desi tak sadar
kalau sudah termakan rayuan Agus.
Dalam waktu singkat, hubungan mereka berlanjut ke jenjang
pernikahan.
Banyak yang tidak percaya, bahwa Desi bisa bersanding dengan
Agus. “ Des semua biaya pesta ini kamu yang nanggung to? “ tanya Mona adiknya.
“ Kalau udah cinta, gimana lagi mon,” jawab Desi.
Sering bertikai
Semenjak itu, keluarga desi menaruh kecurigaan terhadap
pasangan baru tersebut. Tidak berapa lama, kecurigaan keluarga terbukti,
pasangan baru itu sering cekcok. Ujungnya, sang ibupun diusir.
“ Kalau ibu tidak mau
menurut dengan kami, lebih baik ibu pindah saja, “ bentak Desi.
Dengan berat hati, akhirnya ibu dan adiknya harus
meninggalkan rumah.
“ Dik, izinkan mas ikut membantu di perusahaan ya, “ bujuk Agus pada suatu hari.
“ Silahkan Mas, itung-itung meringankan beban saya, “ Jawab
Desi.
Tanpa disadari, ternyata suaminya mempunyai niatan buruk
untuk menguasai kekayaan sang istri. Sampai suatu saat, Desi menderita sakit
keras sehingga tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari. Akhirnya, agus mengambil
alih seluruh wewenang Desi dalam mengurusi perusahaan.
Semakin hari Desi semakin tidak berdaya menahan sakitnya.
Dengan kondisi fisik lemah dan perasaan tak karuan, Desi menghubungi keluarga untuk mau menjenguknya.
Alangkah kagetnya ketika keluarga mendengar, bahwa Desi sakit keras.
“ Kenapa kamu tidak pergi ke dokter? ” tanya ibunya.
“ Dilarang mas Agus bu, “ jawab Desi. Akhirnya, keluarga
membawa Desi berobat tanpa sepengetahuan suami. Keterkejutan keluarga
bertambah, ketika dokter tidak bisa mendiagnosa penyakit Desi.
Diruqyah
Tanpa berfikir panjang, keluarga membawa Desi kepada Ustadz
Massar. “ Ada sebuah benda di dalam rumah ibu yang menjadi sarana ilmu hitam untuk
dijadikan guna-guna. Kita bisa langsung menuju rumah ibu, “ tegas Ustad Massar.
Tanpa menunggu waktu lama, rombongan menggeledah rumah
kediaman Desi. Alangkah terkejutnya ketika ibunya menemukan boneka terbuat dari
jerami yang disimpan di dalam lemari khusus milik suami Desi. “ ternyata
suamimu menjadi biang keladi semua permasalahan ini, “ ujar ibu Desi.
Akhirnya, desi sadar bahwa suaminya telah memanfaatkannya
dengan menggunakan segala cara. Setelah peristiwa tersebut, Desi menggugat
cerai Agus dan melaporkannya kepada yang berwajib.
“ Semoga ibu dapat mengambil pelajaran dari semua kejadian
ini. Saya berharap, ibu selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara
memperbanyak zikir dan beramal saleh, “ pesan Ustadz Massar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar