Memang harta,tahta dan wanita dapat menyesatkan seseorang. Sebagaimana
yang dialami oleh Broto suami Tyas, dia terjebak dalam perselingkuhan dari satu
wanita ke wanita lain dan hidupnya kacau sejak mengenal wanita nakal tersebut. Namun
akhirnya Ia bertobat setelah dituntun oleh seorang ustadz ahli ruqyah, berikut
penuturan tyas kepada kisah hikmah.
Lima belas tahun sudah perkawinanku
dengan mas broto, selama itupula perkawinan yang kujalani banyak mengalami
rintangan dan godaan yang cukup berat. Jika aku tidak sabar menghadapinya,
bukan tak mungkin bahtera yang aku bangun bersama suami akan kandas. Perceraian
hampir saja mengakhiri rumah tangga yang kami bangun dengan susah payah ini.
Namun aku percaya Allah Swt senantiasa mendengar setiap doa-doa dan usahaku
untuk dapat menginsafkan mas Broto suamiku dari perbuatan maksiatnya tersebut.
Mas Broto bekerja di sebuah
perusahaan swasta di jogya dengan posisi yang lumayan tinggi, sedangkan aku sendiri
juga bekerja di sebuah bank perkreditan daerah diwonosari Gunung Kidul. Karena pertimbangan efisien waktu, tenaga dan juga
biaya, mas Broto mengambil inisiatif kos saja dan setiap minggunya pulang
kerumah digunung kidul. Namun rupanya kondisi itu malah memicu keisengannya
terhadap wanita lain.
Terjerat Wil
Ibarat pepatah “ pohon yang tinggi akan rentan tertiup
angin “ semakin tinggi jabatan keimanan mas Broto kian goyah. Diam-diam ia
menjalin hubungan kembali dengan mantan pacar yang rupanya juga tinggal di
jogya. Aib itu sendiri terbongkar saat aku diam-diam datang dan menemukan Santi
mantan pacarnya berada di kamar kos mas Broto.
“ kenalkan aku lia, adik mas Broto
” kataku mengenalkan pada wanita dihadapanku. Aku tahu sejak tadi ia terlihat penuh
selidik dan takut dengan kehadiranku. Raut wajahnya jadi sumringah setelah tahu
kalau aku adalah adiknya.
“Oo...dik lia. Maaf ya aku Santi
teman mas Broto,” jawabnya sambil mengulurkan tangannya. Rupanya selama ini dia
tak mengetahui kalau mas Broto telah menikah, jadi ku teruskan saja
penyamaranku sambil mengorek informasi tentang mas Broto melalui dirinya.
Santi mulai curhat tentang mas Broto
yang selama ini menjauh darinya. Padahal santi telah banyak berkorban termasuk kesuciannya.
Dari dirinya pula aku tahu kalau saat ini mas Broto sedang menjalin hubungan
dengan seorang SPG sebuah swalayan dikawasan malioboro.
Walaupun semua kedok
perselingkuhan mas Broto telah terbongkar, namun ia tetap berkelit tak
mengakuinya. Tak tega melihat penderitaanku, kakak misanku yang mondok di Jawa
Timur mencoba mencarikan obat untuk merubah perangai mas Broto melalui kyai
ditempatnya mondok. “ saat ini kamu sedang diuji. Jika sampai terjadi perceraian
maka suamimu akan hancur. Untuk itu bersabarlah dan bimbinglah dengan tlaten
agar dia sadar dan bertobat, “ kata mbah kyai menasehatiku. Nasihat itu membuat
aku lebih tenang dan mulai melupakan kata hatiku untuk segera mengakhiri
perkawinan ini.
Jalan Bertobat
Karena tak menemukan mas broto
ditempat kosnya, aku bergegas pulang ke Wonosari. Namun baru saja aku tiba di
rumah, Dimas teman sekantornya yang saat itu sedang tugas di Semarang
menelponku. Rupanya ia menemukan mas broto tak sadarkan diri di pinggir
pelabuhan tanjung mas Semarang. Rupanya mas broto baru saja dihajar oleh
sekumpulan laki-laki atas perintah suami Rita, wanita yang menjadi selingkuhan
mas Broto saat ini.
Malam itu juga aku ke semarang,
dengan ditemani Dimas kubawa mas Broto kembali ke Wonosari. Atas saran dari Dimas
pula ku bawa mas Broto ke tempat seorang ustadz ahli rukyah asal Semarang.
Dihadapan Ustadz Massar mas Broto mengakui semua kesalahannya dan berjanji tak
akan mengulanginya lagi. Rupanya saat berdua dengan Rita di salah satu hotel
dikawasan bandungan suami Rita datang dengan kawan-kawannya dan menghajar mas
Broto karena telah berani main-main dengan istri simpanannya. Dalam keadaan
terluka dan tak sadarkan diri dia lalu di buang di jalan sampai akhirnya
ditemukan oleh Dimas temannya yang kala itu hendak ke pelabuhan karena urusan
pekerjaan. Setelah melakukan terapi rukyah secara rutin dan mengamalkan semua
perintah dan petunjuk dari ustadz Massar kini mas Broto bagaikan terlahir
kembali, jauh dari mas Broto yang dulu suka iseng dan bertindak semaunya.
Terima kasih ustadz karena sekarang rumah tanggaku jadi tenang dan penuh
kebahagiaan. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar