Senin, 09 Juni 2014

Akibat Hubungan Terlarang




Hati-hati jika punya anak perempuan yang sudah remaja. Jagalah dia dari hal-hal yang mengarah pada pergaulan yang tidak islami. Jika tidak, bisa jadi bernasib seperti Sri. Akibat pergaulan bebas, ia terjerumus hubungan terlarang.
Wajah Sri jelas terlihat pucat pasi. Saat digandeng seorang sahabat setianya, Halimah, Sri terlihat sangat tersiksa. Beban berat tersirat jelas pada raut mukanya yang putih. Bekas muntahan masih membekas di kemeja putih seragam sekolahnya. Memang, akhir-akhir ini Sri terlihat aneh. Setiap malam minggu dia selalu absen dari perkumpulan mingguan di asrama. Disamping sering bolos dari kegiatan rutine, Sri juga sering terlihat murung dan tak  bersemangat. Pernah suatu hari, teman-temannya menemukannya tergeletak pingsan di kamar mandi. Baim adalah teman satu sekolah sekaligus pacar orang yang paling dekat dengan sri akhir-akhir ini mendapat tudingan miring dari teman-temannya. Suatu hari asrama putri gempar karena Sri hilang selama seminggu. Hingga akhirnya Halimah berhasil menemukan Sri dan Baim. Halimah terkejut melihat sahabatnya tergeletak di sebuah ranjang reyot dan disampingnya Baim sedang duduk termenung.
“ kamu kenapa Sri? “ tanya halimah sambil menangis.
“ sudahlah mah, mungkin ini sudah menjadi nasibku” jawab Sri lirih.
Saat didekati pandangan Sri kosong dan tidak berkata apa-apa lagi. Akhirnya baimpun bercerita pada halimah tentang apa yang terjadi.
“ sejak awal hubungan kami tidak direstui ibunya. Sehingga kami menjalin hubungan secara sembunyi sembunyi. Beberapa hari ini sri mengaku sudah tidak datang bulan selama 2 bulan dan itu membuat Sri tertekan dan stres ” Terang  baim.
“ lalu kenapa dia bisa ikut denganmu?” tanya halimah lagi
“ karena sebagai laki-laki aku harus bertanggung jawab atas nasib sri, maka ku ajak dia ke sini untuk mengugurkan kandungannya. Namun niat tersebut belum terlaksana karena aku menemukan sri sedang melamun dan tiba-tiba berteriak histeris seperti kesurupan. Sejak itulah aku mengetahui bahwa sri sering kerasukan roh yang mengaku bernama dilla,” tutur baim.
Jika kuperhatikan dengan seksama memang kamar yang ditinggali sri dan baim sangat tidak layak untuk dihuni. Selain terkesan kumuh, jorok dan kotor tempat itu juga pengngap, hawa mistispun sangat kental teras. tiba-tiba sri berteriak histeris,
“ keluar kamu! Aku tidak membutuhkanmu lagi ”. Dan masih dengan suara yang sama, sri menjawab sendiri ” tapi aku sayang kamu sri,” perkataan tersebut sangat membingungkan halimah. Dia hanya bisa menangis ketika sri menjambak rambutnya sendiri. Dengan sekuat tenaga baim menghentikan sri, tetapi usahanya sia-sia. Akhirnya halimah mengambil inisiatif untuk membawa sahabatnya ke seorang ahli ruqyah, Ustad Massar asal Semarang. “ ustad tolonglah teman saya, dia kerasukan roh jahat ” tutur halimah saat sudah berada di tempat ustadz muda tersebut.
Oleh beliau sri kemudian di beri minum air putih yang telah di bacakan doa-doa ruqyah. Sri pun akhirnya sadar dan merasa tenang kembali.  
“ terimakasih ustad ” ucap sri singkat.
Ustad Massar lalu memberikan nasehat kepada sri, atas semua yang terjadi padanya dan juga menyarankan kepadanya untuk berterus terang kepada keluarganya yaitu kedua orang tuanya agar mereka juga dapat mencari sulusi terbaik untuk sri dan juga baim.
“ yakinlah apa yang menjadi ketentuan-NYA pasti yang terbaik. “ imbuh Ustad Massar.
 Sri  pun menyadari  bahwa dirinya adalah wanita yang rapuh dan kurang beriman serta bersyukur sehingga terjebak dalam perbuatan yang dilarang agama.
Dihadapan Ustad Massar sri dan juga baim berjanji tak akan mengulangi perbuatannya dan akan segera menyelesaikannya dengan keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar