Sebuah Testimoni:
Saya terlahir dari keluarga berada sampai akhirnya
musibah merenggut kedua orang tua saya. Secara otomatis sebagai anak tertua
saya menjadi tulang punggung keluarga. Karena masih muda saya belum menyadari
akan tanggung jawab yang sangat besar.
Dengan segenap kemampuan, saya meneruskan bisnis
keluarga mengelola sebuah pabrik plastik. Karena kecakapan yang kurang, perusahaan keluargapun akhirnya kolep. Saya mulai panik dan mulai menjual
aset-aset perusahaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sampai akhirnya aset
perushaan habis dan tidak bisa diteruskan.
Saya memutuskan untuk menjual sebagian warisan
untuk dijadikan modal berdagang. Dikira akan untung, ternyata malah buntung.
Yang saya dapatkan adalah kerugian demi kerugian. Tidak berputus asa, saya mulai
berbisnis dengan MLM (Multi Level Marketing). Sangat disayangkan saya belum
mampu bersaing sehingga yang saya dapatkan adalah kerugian.
Harta saya
semakin menipis, keputusasaan mulai menghampiri saya. Sampai akhirnya saya
melihat rubrik konsultasi disalah satu media tentang usaha sukses ala nabawi asuhan
ustadz Massar. Tanpa ragu saya mendatanginya. Ditempat praktek beliau
menyarankan saya untuk banyak membaca surat
al Waqi’ah setiap selesai melaksanakan sholat fardhu.
Tidak beberapa
lama saya mulai berbisnis kecil-kecilan, dengan pengalaman pahitnya kegagalan
di masa lalu bisnis saya mulai membuahkan hasil yang cukup signifikan. Tentunya
saya tidak melupakan apa yang telah Ustadz Massar pesankan untuk memperbanyak
membaca surat
al Waqi'ah, terima kasih ustadz.
Adrian
Farihin, Jogjakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar