Sukses karena bantuan jin atau makhluk halus, tidak akan membawa
keberkahan dan berlangsung lama, itu pulalah yang dialami oleh Fany suami
Anisa. Namun berkat ketelatenan dan juga kesabaran Anisa, akhirnya suaminya
dapat disadarkan akan kekeliaruannya selama ini dengan jalan rukyah. Berikut kisahnya
sebagaimana dituturkan Anisa kepada kisah hikmah.
Namaku Anisa
setelah lulus kuliah aku kemudian menikah dengan mas Fany teman satu kampusku namun
beda fakultas di Semarang. Setelah menikah Mas Fany mengajakku tinggal di
Surabaya ditempat asalnya. Sebagai seorang suami dia memperlihatkan tanggung
jawabnya untuk menafkahiku dengan membuka bisnis jual beli motor bekas dengan
bantuan modal dari orang tuanya. Saat itu bisnis sejenis didaerah tempat
tinggal kami belum begitu banyak, sehingga usaha Mas Fany boleh dikatakan cepat
berkembang dan maju. Ia kemudian berusaha melebarkan usahanya dengan membuka cabang
baru di tempat lain dan Alhamdulillah juga ramai.
Mulai Bersikap Aneh
Memasuki 1
tahun usia perkawinan kami, akupun mengandung buah cinta kami, Namun saat itu mulai
kurasakan adanya perubahan drastis pada sikap mas Fany. Ia yang dulunya selalu
penuh perhatian dan lembut kepadaku, mulai terlihat cuek bahkan bicarapun hanya
seperlunya saja serta mulai sering pulang larut malam dengan alasan sibuk
dengan kerjaan.
Ketika anak
kami lahirpun ia tak menunjukkan rasa
bahagia sebagaimana suami-suami lain yang sangat menanti-nantikan kehadiran
buah hatinya. Perubahan-demi perubahan dalam diri suamiku senantiasa aku
perhatikan. Sampai pada suatu ketika aku menemukan beberapa benda aneh seperti jimat,
batu akik, keris dan masih banyak lagi yang tak kuketahui namanya dan dari mana
dia mendapatkannya. Bahkan kuperhatikan dia juga jarang melakukan sholat pada
saat dirumah. Setiap aku ajak untuk sholat berjamaah ada saja alasannya. “ mama
sholat saja dulu, nanti papa belakangan ni lagi sibuk “ jawabnya.
Akupun
juga mulai curiga dengan tingkah lakunya yang lain dari biasanya, dia
melarangku membuka dan masuk di salah satu kamar dirumah kami. Katanya kamar
tersebut adalah ruang kerjanya ia tak ingin diganggu kalau sedang berada
didalamnya. Karena penasaran saat dia sedang keluar aku intip ada apa di dalam
kamar tersebut sampai dia begitu wanti-wanti
melarang siapapun untuk memasukinya. MasyaAllah sungguh kaget aku
dibuatnya ternyata didalamnya penuh dengan benda-benda yang berbau syirik
seperti yang pernah kulihat di dalam tas kerjanya. Rupanya selama ini suamiku
telah bersekutu dengan setan dan menjadi penganut pesugihan. Pantas saja dia
sering kali kelihatan berbicara sendiri bila mau memasuki kamar itu dan senang
berlama-lama didalamnya bahkan sampai
berhari-hari.
Malam itu akhirnya
aku beranikan diri menanyakan kepada mas Fany tentang benda aneh didalam kamar
tersebut. Aku hampir tak percaya dengan
semua ini, Suamiku yang sepanjang dua
tahun perkawinan kami tak pernah kasar dan main tangan, malam itu memukul dan
menendangku. Dia marah besar dan mengatakan bahwa diriku telah lancang dengan masuk ke kamar tersebut. Aku hanya
bisa menangis dan terus mengingatkannya agar segera bertobat dan memohon ampun
kepada –NYA karena telah menyekutukan-NYA. Namun sepertinya nasehatku tak
dihiraukannya ia tetap saja bertindak semaunya.
Sadar Setelah Diruqyah
Sampai
akhirnya Allah Swt memberinya teguran, bisnis yang dengan susah payah
dirintisnya mulai tersendat hingga tak bisa lagi membayar hutang di bank.
Setiap hari ada saja debcolektor yang datang kerumah mencarinya hingga mas
Fany hampir stres dibuatnya. Beruntung
pamanku bersedia membantu dengan membawanya ke seorang ustdaz ahli ruqyah di Semarang.
Oleh Beliau Mas Fany lalu disadarkan melalui terapi Ruqyah agar terbebas dari
sifat syiriknya selama ini. Alhamdulillah setelah diruqyah mas Fany mulai sadar
akan kekeliaruannya selama ini, dan dihadapan ustadz Massar dia menyatakan
bertobat serta berjanji akan meninggalkan semuanya itu. Aku sangat bersyukur
karena kini Mas Fany telah kembali kepada mas Fany yang dulu pengertian, penuh
kelembutan dan rajin beribadah. Perlahan-lahan bisnis jual beli motornya juga mulai ramai kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar