Rabu, 10 September 2014

Perselingkuhan Suamiku


Berkeluarga adalah menyatukan dua jenis, jiwa, keinginan, serta hal lainnya yang berbeda dan berlainan. Oleh karenanya tidaklah bijak apabila masing-masing memperhitungkan keuntungan pribadi, mengedepankan egois dan tidak menghargai pasangannya. Kesatuan dalam keluarga bagaikan ikatan tali yang kokoh, saling bertautan untuk menguatkan bukan sebaliknya.
Adalah Indah (35) seorang karyawati swasta pada sebuah perusahaan di Kota Makasar, sedang suaminya, Edi (37) adalah seorang guru olah raga di SMP swasta di kota yang sama. Keduanya   sudah menikah hampir 10 tahun dan telah dikaruniai seorang putri. Selama mengarungi bahtera rumah tangga, Indah adalah orang yang paling berperan dalam mencukupi kebutuhan keluarga dan juga anak, karena gaji suaminya sangatlah kecil sehingga tidak bisa diandalkan.
 “Yah, meskipun ibu punya gaji yang lebih besar, ibu akan tetap patuh dan taat kepada ayah selaku suami ibu” rendah Indah. “Kok ibu bicara begitu,” ayah gak apa-apa kok” panik Edi. “Selama ini ibu melihat ayah tidak terlalu peduli dengan ibu, dan malah sering melampiaskannya dengan pergi ke warnet atau nongkrong bareng temen-temen” tambah Indah. “oh Itu hanya untuk refreshing saja biar tidak dikira sombong sama yang lain” timpal Edi sekenanya.
Indah memang tidak pernah melarang suaminya untuk berteman dengan siapapun,  Namun Edi yang mempunyai hobi browsing dan aktif disocial network, ternyata mulai bermain api dibelakang istrinya dengan mantan pacarnya dulu yang kini tengah menjadi janda. Dari saling sapa lewat BBM (BlackBerry Messenger) hingga saling telpon dan sms-an. Ringkas cerita, Cinta lama diantara keduanya kembali bersemi.
Ibarat sepintar apapun menutupi bangkai, akhirnya pasti tercium juga. Begitulah nasib Edi. Dimana putrinya yang masih duduk di bangku TK terserang sakit dan mengharuskan Indah absen dari kantor untuk menemani buah hatinya. Secara kebetulan dan tanpa sengaja Indah mendapati HP suaminya yang tertinggal dirumah berdering. Indah yang merasa curiga dengan isi BBM yang masuk mulai membuka satu persatu history telpon masuk dan keluar serta isi sms dengan seksama, dan dari situlah semua rahasianya terbongkar.yah, Cinta itu siapa?” Tanya Indah penuh selidik. “Kok ngomongnya pake sayang-sayangan segala” tambahnya dengan raut muka kecewa.  “aaa itu,,, itu teman sekolah ayah dulu, biasalah cuma bercanda-bercanda gitu” sangkal Edi. “Sungguh kami tidak ada apa-apa kokdengan berbagai alasan Edi mengelaknya dan menyalahkan mantannya yang selalu mengejar-ngejarnya. Kehidupan merekapun kembali normal setelah Edi berjanji untuk membereskan semuanya.
Namun janji hanyalah sebatas kata-kata pemanis, keharmonisan rumah tangganya kembali terusik dan hanya bertahan sementara, lagi-lagi Edi bermain api dengan janda itu. Ayah memang gak bisa dipercaya lagi!!” dengan berurai air mata Indah menghadap Edi. “Percaya sama ayah bu, Ayah gak melakukan apa-apa” Edi kembali menyangkal. “Dia aja yang selalu mengganggu ayah,tapi ayah tidak pernah nanggepi” tambahnya. “Lalu ini apa?” dengan membanting HP Indah sangat emosional.
Dengan perasaan kalut Indah menemui sahabatnya untuk berkeluh kesah, “Tolong aku sin, keluargaku diambang kehancuran” ungkap Indah. “Kamu yang sabar , itu cobaan dalam rumah tangga” tenang Sinta. “Aku ada solusi, semoga kamu berkenan” tawar Sinta.  Tanpa berfikir panjang, Sinta mengantarkan Indah pada seorang Ustadz ahli rukyah di Semarang, sebagaimana alamat yang tertera di Tabloid Kisah Hikmah yang sering dibacanya. Dan benar saja, beberapa bulan setelah melaksanakan Rukyah Jarak Jauh untuk Edi suami Indah, Rumah tangga Indah semakin harmonis , tak ada lagi telpon atau sms mesra dari selingkuhannya. Bahkan Edi semakin sayang terhadap istri dan juga putrinya. Belakangan Indah belajar ikhlas dan hasilnya lumayan baik walau dia belum bisa memaafkan Edi seratus persen. Namun perlahan tapi pasti hidup Indah mulai menjadi tenang dan rasional meniti hari-hari bersama suami dan anaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar