Jumat, 28 September 2012

Menghilangkan Kehidupan Hedonis


Assalamu’alaikum Wr Wb.
            Ustadz Massar yang terhormat, saya seorang pengusaha dengan kekayaan bisa dibilang lebih dari cukup. Disamping sebagai pengusaha, saya pejabat di kantor milik negara (PNS). Dengan kegiatan dan kesibukan yang padat, saya sangat jauh dengan  agama. Hampir seharian tugas menumpuk dan tidak bisa memikirkan kegiatan yang bersifat religius.
            Pada kenyataannya ketika saya mengalami stress atau depresi, saya lebih terbiasa dengan berangkat ke tempat hiburan untuk sekedar minum atau  bermain dengan perempuan. Hal-hal yang bersifat glamour dan kesenangan dunia menjadi proritas utama. Tidak mengherankan jika berdampak kepada pekerjaan yaitu lebih mementingkan keuntungan daripada ikhlas dalam bekerja. Sebagai contoh korupsi secara sistematis telah menjadi kebiasaan dan hal yang dapat dimaklumi.
            Saya terkadang menyadari bahwa apa yang menjadi kebiasaan saya adalah salah. Saya harus kembali ke jalan yang benar. Akan tetapi, ketika saya mencoba untuk sekedar menjalankan sholat, saya masih tetap merasa malas. Paling tahan saya melaksanakan kewajiban tersebut hanya satu hari. Terus terang saya tidak merasa tentram dengan kedaan seperti saat ini. Yang saya tanyakan, bagaimanakah langkah-langkah supaya saya dapat bertaubat dan meninggalkan perbuatan tercela secara langsung. Lantas apakah saya perlu dirukyah untuk membuang sifat-sifat jelek saya?
                                                                                                Jefri P , Pekalongan
Wassalamu’alaikum, Wr Wb.
            Bapak Jefri yang terhormat, pada dasarnya apa yang dialami bapak sekarang adalah penyakit hati, diantara ciri-cirinya yaitu keras hati sebagaimana bapak alami yaitu dimana seseorang merasakan bahwa hatinya telah berubah menjadi batu keras. Di mana tidak ada sesuatupun yang dapat merembes kepadanya ataupun mempengaruhinya. Ungkapan ini tidaklah berlebihan, bukankah Al-Qur’an telah menerangkan bahwa hati dapat mengeras sekeras batu. Allah berfirman, “Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi”. (Q.S. Al-Baqarah: 74).
            Selain itu kesukaan bapak dalam memenuhi syahwat. Perasaan bapak bahwa kehidupan dunia lebih utama dan merasa tentram bila sudah memperolehnya. Apabila melihat orang lain memperoleh kenikmatan dunia seperti; harta, kedudukan, pangkat, rumah atau pakaian yang bagus, dia merasa tersiksa dan menganggap dirinya gagal. Lebih tersiksa lagi apabila yang mendapatkan kenikmatan duniawi itu adalah saudaranya sendiri atau sahabatnya. Terkadang timbul pada dirinya penyakit hasad atau dengki di mana dia tidak ingin kenikmatan itu tetap ada pada saudaranya.
            Untuk solusinya sebenarnya terdapat pada diri bapak sendiri, yaitu bagaimana mendisiplinkan diri dengan banyak melaksanakan ritual agama. Meskipun pada awalnya sangat berat, akan tetapi yakinlah bahwa dengan kesabaran dan kesadaran yang tinggi bapak akan merasakan hasilnya.
            Terkait dengan rukyah dapat menghilangkan sifat buruk dalam diri bapak, hal tersebut sangat relatif. Karena dalam pengobatan islami, pengobatan rukyah digunakan untuk mengusir atau menjauhkan seseorang dari gangguan jin atau syetan dan sejenisnya. Terkait dengan hal tersebut, apabila perubahan sifat bapak bersal dari pengaruh sebagaimana diatas insya Allah bisa disembuhkan dengan rukyah. Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar