Jumat, 07 September 2012

Ruqyah menyelamatkan bisnis aksesoris



Modis, itulah ungkapan yang tepat bagi busana yang dipakai pengusaha muda Cindy. Dengan pengalaman pribadi sebagai model, Cindy dengan mudah mengembangkan bisnis Assesories yang dirintisnya. hal itu dibuktikannya dengan dibukanya 5 cabang toko  di kota-kota besar.
“Mbak, gimana nih caranya biar jadi sukses kaya mbak” tanya Sularti, salah satu sekretaris pribadi Cindy.”Yang penting kamu ulet bekerja” nasehat Cindy. Dengan umur yang masih relatif muda, Cindy memang bisa diandalkan untuk menjadi contoh generasi muda dalam meraih kesuksesan.
Semakin tinggi pohon semakin kencang juga anginnya, mungkin ungkapan itulah yang tepat bagi keadaan Cindy saat ini. Di tengah maraknya dunia hiburan dan mode, marak juga took-toko baru yang menjual aksesoris. “Mbak, di sini dibangun aksesoris baru, barang-barangnya export langsung dari Korea dan Amerika” lapor salah satu toko cabang di Surabaya, “Tepat di samping toko kita mbak” tambahnya.
Tidak hanya di Surabaya, ternyata  toko cabang yang di Bandung dan Semarang pun telah tersaingi oleh toko-toko baru yang menjual produk yang sama. “Mbak, gimana nih, toko-toko kita semakin lama semakin sepi pengunjung” lapor Sularti. “Tenang larti, kita coba lihat perkembangan terlebih dahulu” tanang Cindy.
Dalam perkembangannya ternyata perusahaan Cindy semakin tertinggal jauh, dalam keadaan terjepit seperti itu, Cindy membutuhkan dana segar, akhirnya Cindy berspekulasi untuk meminjam ke Bank. “Tolong uang ini digunakan sebaik-baiknya”pinta Cindy kepada Sularti. “Baik mbak, semoga dengan format kita yang baru dapat mendobrak penjualan” jawab Sularti.
Alih-alih dapat memajukan perusahaan, bisnis Cindy justru mengalami kepailitan, karena cicilan hutang bank dan penghasilan tidak seimbang. Dalam keterpurukan tersebut, hampir-hampir Cindy putus asa, sampai akhirnya Cindy bertemu Nia salah satu teman bisnisnya, yang pernah mengalami hal yang sama. “Cin coba deh kamu temui Ustadz Massar di Semarang, kayaknya ada masalah tuh dengan cara bisnismu” saran Nia. Tanpa berfikir panjang, akhirya Cindy menemui Ustadz Massar.
Setelah menjelaskan kronologi permasalahan, akhirnya Cindy mendapatkan wejangan dan bimbingan bisnis islami ala nabi, selanjutnya Cindy disarankan untuk membersihkan diri dan keluarga agar mudah mendapatkan kebarokahan. Lebih dari itu tempat usaha Cindy juga disarankan dilakukan ruqyah tempat, menurut sang ustadz hal tersebut sebagai upaya membersihkan tempat usaha dari aura-aura negatif sehingga memancarkan aura postif sehingga dapat mendatangkan kebarokahan berupa kelarisan dan banyak di kunjungi. 
Sebagaimana pengakuan Cindy kepada Tabloid Hikmah, “ Alhamdulillah setelah saya melaksanakan anjuran beliau, toko aksesoris yang semula di ambang kebancuran kini bangkit lagi dengan penataan managemen yang baru dan suasana baru, juga keuntungan yang baru (berlipat)”.tuturnya “Saat ini, sebagai rasa syukur,  dari seluruh penghasilan yang kami dapat, kami sisihkan sebagian untuk sodakoh di Yayasan Kasih Kita Nusantara, hal tersebut  sekaligus sebagai wujud rasa terima kasih kami sekeluarga kepada Ustadz Massar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar